amobilisasi enzim
Gambar: amobilisasi enzim

Amobilisasi Enzim: Pengertian, Cara, Kelebihan dan Kekurangannya

Posted on
amobilisasi enzim
Gambar: amobilisasi enzim

Amobilisasi Enzim – Enzim lipase mempunyai potensi besar dalam industri minyak dan lemak karena aktivitasnya melakukan reaksi hidrolisis maupun sintesis. Umumnya enzim yang digunakan masih berupa enzim bebas sehingga aktivitasnya semakin menurun selama reaksi berlangsung dan tidak dapat digunakan secara berulang-ulang. Oleh karena itulah diperlukan proses yang dinamakan Amobilisasi Enzim. Apa itu amobilisasi enzim? Berikut ini akan dijelaskan sedikit.

Pengertian Amobilisasi Enzim

Amobilisasi enzim merupakan suatu proses dimana pergerakan molekul enzim dalam ruang tempat reaksi ditahan sedemikian rupa sehingga terbentuk sistem enzim yang aktif dan tidak larut dalam air.  Dalam amobilisasi enzim, pengikatan enzim pada suatu karier haruslah terjadi tanpa adanya perusakan pada struktur ruang tiga dimensi dari sisi aktif enzim tersebut, sehingga spesifitas substrat maupun gugus fungsi aktif tidak terganggu oleh proses ini. Amobiisasi enzim diketahui memiliki beberapa keunggulan diantaranya stabilitas enzim dan enzim dapat digunakan berulang-ulang. Aktivitas dan stabilitas enzim dipengaruhi oleh metoda amobilisasi, jenis enzim maupun jenis matrik yang digunakan.

Cara Amobilisasi Enzim

Lalu dengan cara bagaimana sajakah suatu enzim dapat dilakukan amobilisasi? Enzim dapat diamobilisasi dengan menggunakan beberapa cara, diantaranya adalah : (1) cara fisik, yang meliputi teknik penjebakan (ecapsulationn gel lattice formation) atau teknik pembungkusan dengan membran; (2) cara kimia, yang meliputi teknik pengikatan (adsorpsi) pada bahan pendukung melalui ikatan-ikatan ionik, kovalen atau polar, atau dengan teknik ikatan silang; (3) cara penggumpalan sel atau enzim; (4) kombinasi dari cara-cara sebelumnya seperti, cara adsorpsi kemudian cross linking, dan lain-lain.

Tabel di bawah ini menunjukkan penggolongan teknik amobilisasi enzim berdasarkan interaksinya dengan bahan pendukung serta bahan pendukung yang digunakan dalam amobilisasi enzim.

Interaksi
Adsorben / bahan pendukung
Adsorpsi fisik
Karbon Aktif, Silica Gel, Alumina, Kanji Tanah Liat (Clay), glass.
Bahan yang dimodifikasi :
Tannin-Aminohexyl Cellulose, Consana-Valin A-Sepharose.
Ikatan ion
Bahan penukar kation : CM-cellulase, aberlite, CG-50, Dowex 50
Bahan penukar anion : Dease-Cellulose, DEAE-Sephadex, polyaminopolysterene, Amberlite IR-45
Ikatan kovalen
Bahan pendukung alami : Cellulase, CM-Cellulase, Agarose, Dextran
Bahan pendukung sintetik : polyacryl-amida, polyaminopolysterene, maleic copolimer

Keuntungan Amobilisasi Enzim

Amobilisasi enzim memiliki keuntungan didalam penggunaanya. Keuntungan penggunaan enzim yang telah diamobi ini diantaranya adalah :

  1. Sistem enzim yang telah diamobil dapat digunakan berulang-ulang
  2. Memungkinkan proses pengoperasian secara berkesinambungan
  3. Dapat meminimalkan terjadinya pencampuran antara hasil reaksi dengan residu
  4. Memudahkan pengendalian kondisi reaksi
  5. Dapat menyebabkan penurunan aktivitas katalitik enzim untuk beberapa kasus.

Kekurangan Amobilisasi Enzim

Disamping keuntungan, ada pula kerugian yang ditimbulkan dari amobilisasi enzim yaitu terjadinya pergeseran pH dan suhu optimum dari enzim tersebut.

sumber: elangbiru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *