Fenomena Fobia Artis Indonesia di Televisi

Posted on

Fenomena fobia artis Indonesia di Televisi – Terjadi keributan ketika beberapa wayang di Opera Van Java mengerjai wayang tamu, Desta (mantan drummer band Clubeighties), yang takut berlebihan terhadap buah pepapya. Desta berusaha menghindar meski yang wayang lain sudah tidak membawa potongan pepaya lagi di tangan mereka; dengan baunya saja mantan kekasih sinden Gisella ini pun sudah tidak tahan.

fenomena fobia artis Indonesia di indonesia

Ketidaksukaan atau lebih tepatnya ketakutan yang berbelih dari Desta ini dapat dikategorikan sebagai fobia (phobia). Fobia sendiri dapat diartikan sebagai rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu, hal atau fenomena yang menurut orang lain itu hanyalah sesuatu, hal atau fenomena yang biasa saja. Itulah mengapa seringkali kita dapat melihat pengidap fobia ini menjadi bulan-bulanan oleh saudara atau temannya sendiri. Jenis atau macam fobia/ketakutan berlebihan ini pun sangatlah beragam, dan memang umumnya tidak masuk akan bagi mereka yang tidak mengalaminya; seperti: bibliophobia (fobia terhadap buku), dendrophobia (takut terhadap pohon),  schlionophobia (fobia terhadap sekolah), lachanophobia (fobia terhadap sayur-sayuran), dlsb. (baca lengkap: wikipedia)

Dalam satu posting di blog disebutkan beberapa artis terkenal Indonesia yang mengalami fobia atau ketakutan (tingkat akut) pada hal-hal yang tidak masuk akal bagi orang kebanyakan. Di antara mereka adalah Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad, Ruben Onsu, Aming, Sophia Latjuba, dlsb. Seringkali pula kita mendapati acara-acara di televisi yang ber-genre talk show, reality show, ataupun variety show yang mana host atau pembawa acaranya membawa benda, hal atau fenomena yang akan membuat bintang tamunya itu ketakukan. Bukan hanya sekali mengerjai sang bintang tamu, namun lebih, hingga terkadang penonton merasa sangat iba atau malah justru sangat menikmatinya. Dan hal ini sudah menjadi suatu fenomena fobia artis Indonesia yang diidap tidak hanya para artis Indonesia yang masih ABG namun juga terkadang mereka yang telah berumur.

Fobia bukanlah AIDS yang belum bisa disembuhkan. Banyak metode atau cara penyembuhan fobia yang seringkali muncul dari rasa trauma masa lalu terhadap sesuatu yang memunculkan sugesti hingga ketakutan tersebut menjadi berlebihan salah satunya menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique) yang akan mengeliminasi emosi yang kurang tepat (baca lengkap: bacasatu.com). Namun, penulis tidak akan menyoroti tentang penyembuhan tersebut lebih jauh, dan lebih melihat sisi lain bahwa fenomena fobia artis Indonesia ini seolah menjadi pra-syarat bagi mereka yang ingin eksis di dunia entertainment atau hiburan tanah air.

Fobia: Syarat untuk Menjadi Artis Indonesia

Pernyataan di atas hanyalah asumsi atau bisa dikatakan hipotesis penulis semata dan memang tidak ada data dan fakta yang menguatkan tulisan ini. Setiap calon artis atau pun artis harus mempunyai keunikan tersendiri; kalau bukan bakat dan/atau kemampuan yang unik, ya wajah, sikap, tingkah laku, kesukaan, dan bisa juga fobia yang unik. Karena dengan keunikan itulah akan menjadi salah satu faktor bagi seorang artis untuk tetap eksis dan selalu laku di jagad hiburan.

Mungkin saja sang manajer meminta sang artisnya untuk bagaimana cara memunculkan fobia tersebut sehingga banyak produser acara televisi yang akan meliriknya, atau bahkan mungkin (ini sekedar mungkin ya) sang produser meminta artisnya yang tidak memiliki fobia sama sekali untuk menciptakan fobianya sendiri, sehingga sang artis akan memilki satu keunikan tambahan yang akan membuat daya tarik produser. Bumbu-bumbu sedikit kebohongan ini tidak akan menjadi masalah bagi manajer dan artis, dan tidak pula bagi produser televisi. Karena memang kebohongan semacam ini hanya membuat efek naiknya rating suatu acara. Lalu bagaimana dengan pemirsa atau penonton televisi? Tentu pemirsa atau penonton harus pandai-pandai memilih dan menentukan acara apa yang baik dan sesuai dengan kebutuhannya.

Bagi artis Indonesia yang memang mengalami fobia pun mungkin tidak akan melakukan upaya pengobatan dan penyembuhan, terlebih bila fobia ini telah menjadi modal atau ciri khas dari sang artis tersebut. Atau mungkin juga yang sebenarnya mereka sudah sembuh dari fobia tersebut, tetap tampil di layar kaca seolah mereka masih mengalami fobia. Karena itu yang sudah menjadi modal atau ciri khas dirinya, dan pemirsa atau penonton sudah terlanjur mengenalnya seperti itu.

Sekali lagi isi tulisan fenomena fobia artis Indonesia di televisi ini tidak semuanya benar, ini hanya ditujukan untuk sekedar hiburan semata. Karena memang hal ini merupakan sekelebat pikiran yang muncul di kepala penulis selagi melihat tayangan di televisi.

SA – fenomena fobia artis indonesia di televisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *