olimpiade informatika internasional
Gambar: ioinformatics.org

Kabar Gembira dari Olimpiade Informatika Internasional

Posted on
olimpiade informatika internasional
Gambar: ioinformatics.org

KABAR Gembira datang dari pagelaran Olimpiade Informatika Internasional atau International Olympiad in Informatics (IOI) yang ke 24 di kota mode dunia, Milan, Italia. Gelaran yang mempertemukan para siswa dari 81 negara dengan total peserta 317 ini dilaksanakan selama seminggu dari tanggal 23 – 30 September 2012. Meskipun masih gagal untuk mendapatkan pedali emas, tim Olimpiade Komputer Indonesia 2012 berhasil menggondol satu medali perak dan tiga medali perunggu. Dan dengan hasil tersebut tim Indonesia menempati posisi ke 19 dari 81 negara yang berpartisipasi.

Ketiga medali tersebut dipersembahkan oleh Nathan Azaria, siswa SMAN 2 Purwokerto, yang menyabet medali perak. Sedangkan dua medali perunggu dipersembahkan oleh Jonathan Irvin Gunawan (SMAK 1 BPK Penabur Bandung), Cakra Wishnu Wardhana (SMAN 8 Yogyakarta), dan Muhammad Aji Muharrom (MAN Insan Cendekia Serpong). Dengan hasil ini berarti ada peningkatan yang drastis dibandingkan dengan gelaran IOI sebelumnya yang dilaksanakan di Pattaya, Thailand, dimana hanya memboyong dua medali perunggu saja.

Olimpiade Informatika Internasional

Dalam gelaran Olimpiade Informatika Internasional di Milan ini keluar sebagaiabsolute winnerdengan nilai sempurna 600 diraih oleh peserta dar Amerika Serikat, Johny Ho. Yang mana ia sekaligus mengalahkan juara tiga kali berturut-turut dari Belarusia, Gennady Korotkevich. Sedangkan juara umum bersama dipegang dua negara tirai, tirai besi dan tirai bambu atau Rusia dan China, dimana keduanya sama-sama mengantongi 4 medali emas. Namun China lebih unggul sangat jauh dalam hal perolehan poin.

Indonesia dalam keikutsertaan dalam Olimpiade Informatika Internasional selama 17 (tujuh belas) kali semenjak 1995 hingga 2012 secara kumulatif telah memboyong 34 medali yang terdiri dari dua emas, 14 perak, dan 21 perunggu. Dan hanya dua kali gagal meroleh medali dalam gelaran Olimpiade Informatika Internasional, yakni 1996 dan 1999. Sedangkan di tahun 2003 yang pelaksanaan di Kenosha, Amerika Serikat, Indonesia gagal mengirimkan perwakilannya karena urusan visa yang tidak beres.

Dan dengan kabar baik tentang perolehan medali di ajang internasional ini semoga dapat memberi pecutan semangat bagi seluruh pelajar Indonesia untuk terus berprestasi. Seolah juga menjadi obat dahaga prestasi dalam dunia pendidikan yang lebih sering dinodai dengan aksi tawuran pelajar, misalkan saja kerusuhan antara SMA 6 dan SMA 70 Jakarta, atau pun permasalahan sekolah lainnya seperti kasus LKS dengan foto Miyabi atau Maria Ozawa, ataupun skandal kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional.

4 thoughts on “Kabar Gembira dari Olimpiade Informatika Internasional

  1. tenrtu berita ini jadi kabar yang menggemberikan bagi dunia pendidikan Indonesia, walaupun saat media nasional sedang gencar menyoroti tawuran pelajar yg mencederai pendidikan, mereka hrs jadi jd pelecut semangat pelajar kita bahwa sejatinya pelajar Indonesia tidak identik dengan tawuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *