kinerja pekerjaan

Motivasi dan Kinerja Pekerjaan

Posted on

Model motivasi dan kinerja pekerjaan kita berdasarkan pada teori harapan (expectancy theory) dan menggabungkan konsep dari empat teori motivasi: teori kebutuhan (need theory) dari Maslow, teori belajar (learning theory), teori kemanjuran pribadi (self-efficacy theory), dan juga teori pengaturan tujuan (goal-setting theory). Model ini fokus pada penjelasan tiga hasil.

Pertama, keinginan untuk melakukan, yakni sebuah fungsi valensi dan instrumentalitas. Keinginan seseorang untuk melakukan dengan baik akan tinggi ketika penghargaan valensi diasosiasikan dengan kinerja yang tinggi.

Kedua, upaya, merupakan satu fungsi keinginan untuk melakukan dan harapan. Upaya hanya akan muncul manakala masing-masing individu ingin melakukan dengan baik dan ketika mereka yakin bahwa mereka mampu untuk melakukannya.

kinerja pekerjaanKetiga, kinerja, merupakan satu fungsi upaya, persepsi peranan yang tepat, dan kemampuan. Kinerja hanya akan tinggi manakala masing-masing individu dengan kemampuan dan pengetahuan yang disyaratkan untuk tujuan dan strategi yang diharapkan mengeluarkan upaya terbaik mereka. Dinamika murni dari proses motivasi diwujudkan dalam level kinerja saat sekarang ini mempengaruhi level valensi di masa mendatang, instrumental dan harapan. Kompleksitas dari proses motivasi dapat dilihat dari sistem kerja kinerja tinggi dan banyak hal yang harus dipikirkan ketika seseorang berupaya untuk “menghargai kinerja pekerjaan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *