Keindahan Pagoda Avalokitesvara

Panorama Keindahan Pagoda Avalokitesvara, Semarang

Posted on

Setelah mengunjungi beberapa destinasi wisata di Semarang seperti Masjid Agung Jawa Tengah dan Gereja Blenduk, sekarang kita masih tetap di Kota Semarang untuk melanjutkan jalan-jalannya. Kita bagian Semarang atas, tepatnya di Banyumanik, untuk menuju ke Pagoda Avalokitesvara.

Bila dilihat dari kejauhan, Pagoda Avalokitesvara ini sangatlah mencolok mata. Itu mungkin dikarenakan tidak lazim terdapat pagoda di wilayah Indonesia. Pagoda ini juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia atau yang disebut dengan MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia.

Keindahan Pagoda Avalokitesvara

Pagoda nan megah ini terdiri dari tujuh tingkat. Tiap tingkatnya dihiasi oleh 4 buah patung Dwi Kwan Im yang menghadap keempat penjuru arah. Selain itu, terdapat sebuah patung Buddha yang terbuat dari perunggu setinggi 36 meter yang juga menjadi daya tarik dari destinasi wisata di kota Semarang ini. Pagoda ini mempunyai banyak keistimewaan karena dari mulai genteng, aksesori, tangga dari batu (9 naga), kolam naga, lampu naga, air mancur naga hingga patung burung hong dan lilin, seluruh bahan itu dibawa langsung dari negeri Cina.

Bagian dalamnya berbentuk segi delapan dengan ukuran 15×15 meter. Mulai dari tingkat kedua hingga keenam diletakkan patung Dewi Kwan Im yang menghadap empat penjuru mata angin. Ini bertujuan agar sang Dewi memancarkan kasih sayangnya ke segala arah mata angin. Pada tingkat tujuh terdapat patung Amitaba, yakni guru besar para dewa dan manusia. Di bagian puncak pagoda terdapat stupa untuk menyimpan relik (butir-butir mutiara) yang keluar dari sang Buddha.

Bagian depan pagoda juga terdapat patung Dewi Welas Asih dan Sang Buddha yang duduk di bawah pohon bodi. Semuanya ditata dengan rapi dipadukan dengan keasrian lingkungannya serta ditambah dengan keindahan arsitektur Tiongkok.

Dengan berwisata ke kawasan Pagoda ini, pengunjung akan merasakan seperti berada di negeri Tiongkok. Pagoda Avalokitesvara ini terletak di jalan Perintis Kemerdekaan terbuka untuk umum setiap hari. Salah satu destinasi wisata ini dapat dijadikan alternatif tempat wisata bagi Anda dan keluarga. Apalagi jika Anda penganut Konghuchu wajib mengunjungi pagoda ini untuk bersembahyang dan Anda akan menemukan pencerahan baru di sini.

Bila Anda mempunyai waktu untuk berkunjung ke sini, silahkan datang antara jam 07.00 hingga 20.00 waktu Indonesia barat. Untuk masuk ke destinasi ini, Anda tidak perlu membayar biaya masuk alias gratis. Sedikit saran bila Anda ingin mengunjunginya ada baiknya Anda meminta ijin dahulu jika ingin berkunjung serta bisa berkomunikasi tentang ajaran Buddha pada biksu di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *